Diego Maradona keluar dari rumah sakit 8 hari setelah menjalani operasi otak


Diego Maradona dibebaskan dari rumah sakit Buenos Aires pada hari Rabu, lebih dari seminggu setelah menjalani operasi otak, dan akan melanjutkan pemulihannya di rumah pribadi.

Rekaman yang disiarkan oleh stasiun TV lokal menunjukkan mantan pemenang Piala Dunia itu meninggalkan klinik Olivos dengan ambulans. Dokter Maradona, Leopoldo Luque, mengatakan kepada wartawan bahwa dia telah mengizinkan pembebasan tersebut.

Pengacaranya, Matias Morla, mengatakan pria Argentina berusia 60 tahun itu akan terus menerima perawatan karena ketergantungan alkohol. Dia diharapkan tinggal di sebuah rumah dekat putri tertuanya.

Juara Piala Dunia 1986 minggu lalu menjalani operasi darurat untuk hematoma subdural, yaitu akumulasi darah di antara membran dan otaknya.

Dokter pribadi Maradona, ahli saraf Leopoldo Luque, mengatakan pada hari Selasa bahwa konsumsi alkohol dalam jumlah kecil dapat memiliki efek negatif jika dikombinasikan dengan obat yang dibutuhkan Maradona untuk kesembuhannya.

Mantan bintang Boca Juniors, Barcelona, ​​dan Napoli itu pernah mengalami masalah kecanduan di masa lalu.

Maradona awalnya dirawat di klinik lain di La Plata dengan tanda-tanda depresi, anemia dan dehidrasi, sebelum dipindahkan ke Olivos ketika hematoma subdural ditemukan.

Dr Luque mengatakan kecelakaan kemungkinan menyebabkan hematoma subdural tetapi Maradona tidak mengingat adanya jatuh atau kecelakaan.

Maradona merasa sakit pada 30 Oktober saat melatih tim divisi satu Gimnasia y Esgrima. Dia telah pergi sebelum akhir babak pertama, menimbulkan pertanyaan tentang kesehatannya.

http://18.181.124.105/ merupakan situs bandar togel terpercaya dengan segudang keuntungan menarik.

Halaman Utama